
Beberapa waktu ini kita dipaksa menyaksikan pembantaian umat manusia di Gaza, Palestina. Dan apa yang kalian harapkan? sekedar berharap dan berteriak meminta Israel(Yahudi) menghentikan gempurannya? Tidak, itu tidak akan dilakukannya. Bukankah Yahudi adalah bangsa bebal? ingatkah pengkhianatan-pengkhianatannya pada para rasul, sebut saja; Nabi Musa, Nabi Zakaria, Nabi Yahya dan Nabi Isa. Maka sesungguhnya tak ada kata lain selain menghapuskan Israel dari peta dunia....
Disisi lain, saya juga sedang dibuat bingung oleh beberapa kawan-kawan yang sedang bersemangat dalam membangun komunitas di kampus-kampus. Langkah-langkah mereka cenderung semakin cepat dan cepat, kadang saya harus terengah-engah mengejar, namun kadang langkah mereka mendadak terhenti bahkan ada niat balik kanan untuk kembali ke garis start. Dan saya harus terseret dalam polemik-polemik, keluh-kesah dan sikap-sikap manis-emosional mereka. Dan biasanya saya selalu membesarkan hati mereka dengan berkata, "Tenang, tenang aja...semua pasti beres...". Dan saya berharap kalimat itu akan menenangkan mereka, meskipun ada yang tetap merasa tidak tenang.
Palestina adalah tonggak perjuangan panjang umat melawan kedholiman, dan yang luar biasa, mereka disana sangat sabar dan terus berjuang untuk kemerdekaannya. Palestina memberikan kita teladan akan arti pengorbanan dan cinta. Mereka tumbuh didalamnya.
Dan mengapa kita yang disini, di negeri yang cenderung sangat nyaman, kurang bersabar dalam berjuang? kita belum berdarah-darah, belum jua mengorbankannya nyawa. Maka mengapa kita hanya terhenti karena ego-ego pribadi?